Sifat Suami yang Bikin Istri Makin Sayang | Memikat Hati di Bawah Ridha-Nya
Sifat Suami yang Bikin Istri Makin Sayang | Dalam sebuah pernikahan Islami, hubungan suami-istri bukan sekadar kontrak sipil yang dicatat di KUA (Kantor Urusan Agama), melainkan sebuah ikatan suci (mitsaqan ghalizha). Al-Qur’an dalam Surah Ar-Rum ayat 21 telah menggariskan bahwa tujuan pernikahan adalah agar manusia menemukan ketenangan (sakinah).
Namun, ketenangan ini tidak ujug-ujug (tiba-tiba:bahasa Jawa) jatuh dari langit begitu saja, ia dibangun melalui karakter dan akhlak, terutama dari sosok pemimpin rumah tangga, yaitu seorang suami.
Sifat Suami yang Bikin Istri Makin Sayang
Lantas, sifat apa saja yang mampu meluluhkan hati seorang istri hingga cintanya terus bertambah dan bertumbuh setiap hari? Berikut adalah ulasannya, lengkap dengan teladan dari sejarah Islam dan kehidupan nyata.
-
Ketulusan dalam Membantu Tugas Rumah Tangga
Banyak laki-laki merasa wibawanya jatuh jika harus memegang sapu, mencuci piring dan pekerjaan domestik sehari-hari yang biasanya dilakukan sang istri.
Padahal, dalam Islam, membantu istri di rumah adalah tanda kejantanan dan kasih sayang yang hakiki. Sifat ini menunjukkan bahwa suami tidak menganggap istri sebagai pelayan, melainkan teman hidup yang disayang dan seseorang yang patut untuk diperjuangkan. Ini salah satu sifat suami yang bikin istri makin sayang.
Para suami bisa mengambil ibrah dari kisah rumah tangga Islami ala para sahabat Rasul. Suatu hari, seorang sahabat bertanya kepada Aisyah ra., “Apa yang dilakukan Rasulullah saat berada di dalam rumah?”
Aisyah menjawab, “Beliau biasanya membantu pekerjaan istrinya. Jika waktu shalat tiba, beliau keluar untuk shalat (di masjid).” (HR. Bukhari).
Sifat Suami yang Bikin Istri Makin Sayang
Bayangkan, seorang pemimpin besar, panglima perang, dan utusan Allah, tidak segan menjahit sandalnya yang putus atau memerah susu kambing sendiri demi meringankan beban istrinya.
Sifat rendah hati inilah yang membuat istri merasa sangat dihargai dan disayangi. Inilah sifat suami yang bikin istri makin sayang.
-
Kelembutan dan Kemampuan Menenangkan Emosi
Istri adalah makhluk yang didominasi oleh perasaan. Ada kalanya ia merasa lelah, sedih, atau tidak nyaman. Suami yang mampu merespon luapan emosi istri dengan ketenangan, bukan dengan kemarahan atau logika yang dingin, akan menjadi pelabuhan terbaik bagi hatinya.
Diriwayatkan bahwa Safiyah binti Huyay pernah menangis tersedu-sedu karena diejek oleh istri Nabi yang lain. Saat Rasulullah datang dan melihat tangisnya, beliau tidak menghakimi atau menyuruhnya diam.
Beliau duduk di samping Safiyah, mendengarkan isaknya, lalu dengan lembut menyeka air mata Safiyah dengan jemarinya sendiri.
Beliau kemudian menghibur istrinya dengan kata-kata yang memuliakan nasab Safiyah. Perlakuan lembut ini seketika menghapus luka di hati sang istri.
-
Memberikan Panggilan Sayang dan Pujian
Sifat romantis bukan hanya milik film-film drama. Islam sangat menganjurkan komunikasi yang penuh kemesraan. Suami yang sering memberikan pujian atas masakan istri, penampilannya, atau dedikasinya, akan membuat istri merasa ‘terlihat’ dan dicintai.
Di belahan bumi yang lain, ada sebuah kisah inspiratif tentang seorang kakek yang tetap memanggil istrinya dengan sebutan “Sayang” atau “Cantik” meski usia mereka sudah melewati 70 tahun.
Saat ditanya rahasianya, ia berkata, “Istri saya telah merelakan masa mudanya, kecantikannya, dan seluruh tenaganya untuk membesarkan anak-anak saya. Jika sekarang dia menua, pujian saya adalah satu-satunya hal yang bisa membuatnya tetap merasa muda dan dicintai.”
Pendekatan ini adalah refleksi dari sunnah Nabi yang memanggil Aisyah dengan sebutan Ya Humaira (Wahai yang pipinya kemerahan). Inilah sifat suami yang bikin istri makin sayang.
-
Menjadi Pendengar yang Sabar
Salah satu kebutuhan psikologis terbesar wanita adalah didengarkan. Suami yang memberikan perhatian penuh saat istri bercerita tanpa terus-menerus memotong atau bermain ponsel akan memenangkan hati istrinya sepenuhnya.
Ada sebuah hadits panjang yang dikenal sebagai Hadits Ummu Zara’. Dalam hadits tersebut, Aisyah bercerita panjang lebar kepada Rasulullah tentang kisah sebelas wanita dengan karakter suami yang berbeda-beda.
Meski ceritanya sangat panjang dan mendetail, Rasulullah mendengarkan setiap kalimatnya dengan penuh perhatian.
Di akhir cerita, beliau memberikan tanggapan romantis dengan berkata kepada Aisyah, “Aku bagimu seperti Abu Zara’ bagi Ummu Zara’, hanya saja aku tidak menceraikanmu.”
-
Memuliakan Keluarga Istri
Kasih sayang seorang suami tidak hanya berhenti pada istrinya, tapi juga meluas kepada orang-orang yang dicintai istrinya. Suami yang berbuat baik kepada mertua dan kerabat istrinya secara otomatis akan membuat sang istri merasa sangat berutang budi dan semakin sayang.
Sifat Suami yang Bikin Istri Makin Sayang
Kita bisa melihat dan meneladani bagaimana Rasulullah sangat menghormati teman-teman mendiang Khadijah ra. Setiap kali beliau menyembelih kambing, beliau akan mengirimkan sebagian dagingnya kepada teman-teman Khadijah.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas cinta masa lalu mereka. Bagi seorang istri, melihat suaminya memuliakan orang tuanya adalah hadiah yang lebih indah daripada sebuah materi.
-
Menjaga Penampilan dan Kebersihan di Depan Istri
Seringkali suami menuntut istri untuk selalu tampil cantik di rumah, namun ia sendiri hanya memakai kaos oblong yang sudah bolong.
Suami yang menjaga kebersihan dan wangi-wangian untuk istrinya menunjukkan bahwa ia ingin memberikan yang terbaik bagi pasangannya.
Ibnu Abbas ra., seorang sahabat sekaligus ulama besar, pernah berkata, “Sesungguhnya aku suka berhias untuk istriku sebagaimana aku suka dia berhias untukku.” Beliau memahami bahwa hak untuk melihat pasangan yang rapi dan bersih adalah hak timbal balik.
Butuh Kesabaran dan Proses
Membangun rasa sayang dalam rumah tangga adalah sebuah perjalanan panjang yang membutuhkan kesabaran.
Suami yang meneladani sifat-sifat Rasulullah yang lembut, membantu, menghargai, dan romantis, akan menemukan bahwa istrinya bukan hanya sekadar pendamping, tapi juga pendukung setia yang cintanya tidak akan pernah lekang oleh waktu.
Sebagaimana pesan Rasulullah: “Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya” (HR. Tirmidzi).
Baca juga: Testimoni Taaruf, Cara Allah Mempertemukan Jodoh
Penulis Bunda Nisa, Pendidik dan penulis lepas beberapa media
Editor: Oki Aryono
Foto: pixabay
Related Posts
Bagaimana Para Single Mengusir Kesepian | Stay Halal Ya
Apakah Cukup Taaruf di Medsos?
