Calon Suamiku Perokok | Bagaimana Kamu Menyikapi
Calon Suamiku Perokok | Bagaimana Kamu Menyikapi | Astaghfirullah. Berasa kesamber petir di siang hari tanpa ada hujan, rasanya nyesek banget.
Terus aku harus bagaimana nih, apa aku menerima atau harus menolaknya? Bagaimana sikapku ketika tahu calon suamiku perokok?
Kejadian di atas bagi sebagian besar kini sudah dianggap remeh, tapi aku merasa resah dan gelisah yang amat dahsyat bagi seseorang yang usianya sudah mapan untuk menikah.
Apalagi di keluargaku tidak ada pria yang merokok. Lingkungan pergaulan dan teman kerjaku juga tidak ada yang aktif merokok. Aku tidak terbiasa dekat dengan orang yang suka merokok.
Calon Suamiku Perokok, Diambil dari Kisah Nyata
Saya akan menceritakan pengalaman teman, yang dia seorang muslimah rapi berhijab lebar, tinggi dan menawan. Sebut saja namanya Yuli.
Suatu ketika datang seorang lelaki menemui kedua orangtuanya berniat memintanya sebagai teman sejati alias menjadi istrinya.
Mendengar niat baik itu, jantung Yuli berdetak lebih kencang seperti usai mengikuti lomba lari sprint.
Beberapa hari usai pertemuan pertama, terjadilah proses ta’aruf sebagai salah satu proses perkenalan untuk lebih jauh mengenal pribadi masing-masing.
Proses Taaruf Yang Benar Harus Melalui Beberapa Tahap Ini
Yuli sempat menanyakan beberapa hal ke sosok lelaki tersebut untuk memantapkan diri apakah dia akan menerima atau menolak pinangan darinya.
Tanya jawab dalam taaruf harus didampingi keluarga agar tidak terjerumus pada cara yang haram. Jika bukan keluarga, upayakan pertemuan taaruf dimoderatori tokoh agama yang didampingi istri-suaminya masing-masing agar bisa memberi arahan yang baik.
Sampai ke pertanyaan terakhir, mengenai kebiasaan seorang laki-laki yang dianggap wajar yaitu merokok. Dan ternyata lelaki tersebut termasuk ahli hisap alias seorang perokok aktif.
Mendengar jawaban tersebut, Yuli menghela nafas panjang dan muncul beraneka pertanyaan dalam pikirannya.
Calon Suamiku Perokok, Begini Cara Islam Memberi Tuntunan
Yuli butuh untuk shalat istikharah untuk memohon Allah agar dikuatkan hatinya. Bagaimana para ukhti menyikapi calon suamiku perokok?
Shalat istikharah dibutuhkan untuk memohon kepada Allah, mau diarahkan kemana kecondongan hati kita.
Kecondongan hati ini juga butuh ditambah input lain agar lebih mantap yang mana dengan cara: musyawarah dengan keluarga dan dengan orang-orang shalih bijaksana yang berilmu tinggi.
Ustaz Salim A. Fillah pernah mengutip sabda Nabi Muhammad tentang hal ini dalam sebuah unggahan di Twitter.
“’Takkan menyesal orang yang beritikharah. Takkan rugi dia yang bermusyawarah.’ (HR. Ath Thabrani). Libatkan Allah, sertakan orang shalih.”
Calon Suamiku Perokok, Begini Macam-macam Sikap Wanita
Jika itu terjadi pada kita dan menjadi takdir sebagai pasangan hidup, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan.
Baca juga: Testimoni Taaruf, Pernah Trauma Nyaris Gagal Jelang Menikah
Calon Suami Perokok, Sikap Pertama
Di Indonesia, sebagian besar ulama dan MUI mengeluarkan fatwa merokok HARAM. Ada yang membatasi haramnya jika dilakukan di tempat umum, berdekatan dengan anak-anak dan juga ibu hamil.
Bagi banyak ukhti, merokok merupakan harga mati. Tidak bisa ditawar. Banyak ukhti menolak bersanding dengan calon suami perokok. Pokoknya haram, titik.
Makruh Maknanya Dibenci
Ada yang menyatakan hukumnya makruh ya bestie. Makruh didefinisikan sebagai perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT, namun tidak sampai derajat haram.
Dari definisi makruh saja, kita sudah tahu bahwa perbuatannya dibenci Allah, lantas pertanyaannya kenapa masih banyak penggemarnya?
Perokok Punya Alasan yang Tidak Masuk Akal
Penulis sempat bertanya ke beberapa perokok aktif, jawabannya beraneka macam di antaranya untuk menghilangkan stres, sebagai penghilang rasa eneg saat usai makan. Bahkan ada juga yang jawabannya bikin penulis miris, yaitu biar dibilang keren. Hellooooo….
Okey kita kembali ke laptop, saat tahu calon pasangan kita adalah perokok aktif, apa saja yang perlu kita lakukan?
Calon Suamiku Perokok, Bagaimana sikapmu saat taaruf?
Penulis sudah melakukan wawancara terbatas dengan beberapa teman perempuan yang masih lajang dengan pertanyaan yang sama, saat datang pria meminang tapi perokok aktif, apa yang kalian lakukan?
Sikap Kedua, Ada yang Berbaik Sangka
Alhamdulillah sebagian besar dari mereka memberi jawaban bijak, yaitu akan dipertimbangkan. Mereka masih berbaik sangka insyaAllah akan berubah atau bahkan berhenti total dari merokok dengan berjalannya waktu.
Sikap Ketiga, Sebagian Meminta Kesepakatan Sebelum Akad
Ada juga yang memberikan jawaban, akan menerima laki-laki tersebut namun perlu membuat kesepakatan di awal atau semacam perjanjian pernikahan.
Berbahaya Jika Dekat Anak dan Istri
Ada juga responden yang sudah berkeluarga dengan pasangan perokok aktif. Ia menyampaikan, tidak meminta suaminya berhenti merokok, tapi meminta tidak merokok di rumah dan sekitarnya dengan radius sekian meter.
Sikap Keempat
Selain itu, ia berusaha menyediakan camilan sehat untuk dikonsumsi suami saat hasrat merokoknya muncul.
Sikap Kelima, Karena Tiap Gerak Manusia Berangkat Dari Hati
Dan yang paling gong, responden ini terus-menerus berdoa tanpa putus agar Allah membukakan pintu hati suaminya dan agar suami menyadari kekeliruannya karena hobi merokoknya itu. Ia pun sering membuat bounding dengan bahasa yang lembut.
“Jika kamu tidak sayang pada dirimu, minimal sayangi anakmu, yang masih butuh kamu hadir dalam proses kehidupannya yang masih panjang.”
Jadi, ketika ada calon pendamping seorang perokok, bukanlah tanda kiamat bagi kita untuk terus taat pada Allah. Bisa jadi itu takdir kita untuk terus bergantung hanya pada Allah SWT dan tanpa putus berdoa kepada Allah.
Baca juga: Testimoni, Cara Allah Mempertemukan Jodoh
Penulis: Lulusianna Yuliartiek, Penggiat Literasi Rumah Baca Adiba, Bogor
Editor: Oki Aryono
Foto: pixabay
